NTTPOS – Sabu Raijua – Anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua , Weldi Dogenes Ga Loni melaporkan beberapa akun Facebook atas dugaan fitnah dan penyebaran berita hoaks tentang dirinya di media sosial.
Pantauan media ini, Weldi bersama kuasa hukumnya serta pihak keluarga mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT) Polres Sabu Raijua pada Senin ( 2/11/2026 ) pukul 12.01 WITA . Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/ 102/XI/2026/ SPKT/ POLRES SABU RAIJUA/POLDA NUSA TENGGARA TIMUR.
Dirinya melapor beberapa akun media sosial yang menyebarkan video dirinya dengan narasi bahwa ia melakukan pengancaman terhadap warga sekitar karena diakibatkan kalah judi.
Menurutnya, informasi yang disebarkan tersebut adalah berita hoaks dan fitnah .justru kata Weldi dalam video tersebut ia sementara membubarkan aktifitas perjudian sambung ayam di Desa Ledeke, Kecamatan Sabu Liae , Kabupaten Sabu Raijua, Propinsi Nusa Tenggara Timur.
Dikatakannya, sebelum kejadian, beberapa akun Facebook membuat postingan terkait dengan aktivitas perjudian sambung ayam tersebut dan menuduh beberapa oknum terlibat dalamnya termasuk dirinya yang dituduhkan.
“Jadi sebelum saya turun ke lokasi , beberapa hari sebelumnya sudah ada beberapa akun yang membuat narasi bahwa ada beberapa oknum yang memBackup aktivitas tersebut dan nama saya dicantumkan disitu dan itu fitnah”katanya
Lebih lanjut Weldi menjelaskan bahwa peristiwa bermula pada hari Minggu ( 1/11/2026) ketika aktivitas judi sabung ayam berlangsung di Desa Ledeke.
Menurutnya, polisi sempat datang ke lokasi dan membubarkan kegiatan tersebut , namun setelah petugas meninggalkan tempat ,ia mendapat informasi bahwa aktivitas sabung ayam kembali berlangsung.
Weldi mengaku kemudian mendatangi lokasi seorang diri dengan membawa sebilah parang.
Ia menyatakan senjata tajam tersebut di bawa dengan tujuan membongkar kandang sabung ayam agar aktivitas perjudian tidak dapat dilanjutkan.
“Saya membawa sebilah parang dengan tujuan murni untuk membongkar kandang sabung ayam di arena itu.supaya aktivitas judi tidak dapat di lanjutkan lagi.Sebagai wakil rakyat saya tidak bisa membiarkan penyakit masyarakat ini tumbuh subur apalagi membawa nama saya,” ujar Weldi
Namun kehadiran Weldi dengan membawa senjata tajam tersebut di sebut memicu kesalahpahaman.Sejumlah warga yang berada di lokasi kemudian menahan dan melerainya.Peristiwa itu kemudian di rekam dan videonya beredar di media sosial.
Weldi menilai rekaman yang tersebar hanya memperlihatkan sebagian kejadian dan tidak menyertakan konteks kedatangannya ke lokasi.
” Saya ke lokasi bukan untuk melakukan pengancaman dengan senjata tajam terhadap masyarakat disitu tapi justru saya membantu pihak kepolisian untuk membubarkan masyarakat yang sedang berjudi”ujarnya
Sebagai wakil rakyat, ia menghimbau masyarakat Sabu Raijua agar bijak dalam bermedia sosial sehingga jangan membagikan informasi yang tidak jelas sumbernya sehingga bisa merugikan orang lain bahkan merugikan diri sendiri.
“Saya menghimbau masyarakat harus bijak dalam bermedia sosial, jangan jari lebih cepat dari otak sehingga dengan cepatnya membagikan informasi hoaks yang memecahbelah, merugikan orang lain dan diri sendiri ” himbaunya
