GAMKI Kabupaten Kupang Bagi 100 Paket Buku ke SDG Nauen dan SDN Bonatama, Ajak Siswa Doa untuk Cita-Cita

Dalam rangka mendukung Program GAMKI Peduli Pendidikan NTT, sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Kupang mengunjungi SD GMIT Nauen dan SDN Bonatama di Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur pada Selasa (26/5/2026) sebagai bagian dari program GAMKI Peduli Pendidikan yang sedang dilaksanakan di berbagai daerah di NTT untuk membantu anak-anak yang membutuhkan buku dan perlengkapan belajar.

Dalam kunjungan di dua sekolah tersebut, DPC GAMKI Kabupaten Kupang membagikan 100 paket buku kepada 100 siswa.

Pengurus DPC GAMKI Kabupaten Kupang yang hadir dalam kegiatan tersebut dipimpin Ketua DPC GAMKI Kabupaten Kupang, Deasy M. C. Balo-Foeh, S.H., didampingi Sekretaris DPC GAMKI Kabupaten Kupang, Edi Dikson Kaesmetan, S.E. Turut hadir Wakil Ketua II Yorim Benu, S.Pt., Wakil Ketua III Mahli Atte, S.ST., Ketua Bidang Sosial dan Budaya Dentus Boineno, S.Ip., M.Ip., Ketua Bidang Kesehatan dan Pendidikan Simon Seffi, S.Pd., M.M., serta Sekretaris Bidang Pertanian, Peternakan dan Kelautan Ongki Poen, S.Pd.

DPC GAMKI Kabupaten Kupang lebih dahulu mengunjungi SD GMIT Nauen. Di sekolah tersebut, rombongan diterima oleh Kepala SD GMIT Nauen Filmon Naitboho bersama para guru, Ketua Komite SD GMIT Nauen Yes Lay, serta sejumlah orang tua siswa. Pada kesempatan tersebut, DPC GAMKI Kabupaten Kupang menyerahkan 58 paket buku kepada 58 siswa SD GMIT Nauen.

Pengurus DPC GAMKI Kabupaten Kupang berpose bersama para siswa SD GMIT Nauen.

Setelah dari SD GMIT Nauen, rombongan DPC GAMKI Kabupaten Kupang melanjutkan kunjungan ke SDN Bonatama. Di sekolah tersebut, para pengurus diterima oleh Kepala SDN Bonatama Malik Riona bersama para guru serta Ketua Komite SDN Bonatama Adi Mona. Di SDN Bonatama, DPC GAMKI Kabupaten Kupang menyerahkan 42 paket buku kepada para siswa.

Selain bantuan buku, GAMKI Kabupaten Kupang juga memberikan masing-masing satu buah bola voli sebagai dukungan terhadap kegiatan olahraga dan pengembangan bakat siswa di SD GMIT Nauen dan SDN Bonatama.

Sekretaris DPC GAMKI Kabupaten Kupang, Edi Dikson Kaesmetan menyerahkan bantuan bola voli kepada Kepala SDN Bonatama.

Bentuk Kepedulian GAMKI

Di hadapan para siswa dan guru pada kedua sekolah tersebut, Ketua DPC GAMKI Kabupaten Kupang Deasy M. C. Balo-Foeh menjelaskan bahwa paket bantuan buku yang diberikan memang tidak memiliki nilai materi yang besar, namun bantuan tersebut dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian GAMKI terhadap anak-anak di Kabupaten Kupang, khususnya mereka yang berada di wilayah pedesaan dan pelosok.

Menurut Deasy, masih banyak anak yang menghadapi berbagai keterbatasan dalam memperoleh sarana belajar yang memadai sehingga GAMKI Kabupaten Kupang ingin memastikan bahwa keterbatasan buku dan alat tulis tidak menjadi penghambat bagi anak-anak untuk mengikuti proses pembelajaran di sekolah maupun ketika belajar di rumah.

Deasy M. C. Balo-Foeh menyampaikan sambutan dan motivasi kepada para siswa di SD GMIT Nauen.

Melalui Program GAMKI Peduli Pendidikan, jelas Deasy, GAMKI Kabupaten Kupang ingin hadir lebih dekat dengan sekolah-sekolah dan masyarakat sehingga selain menyalurkan paket bantuan, juga menjadi kesempatan bagi GAMKI untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi siswa, guru, dan sekolah agar bisa dicari kemungkinan solusi sesuai kemampuan organisasi.

Deasy menjelaskan bahwa perhatian terhadap dunia pendidikan merupakan bagian penting dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kupang, sehingga kepedulian terhadap sekolah-sekolah di daerah perlu dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai pihak agar anak-anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.

Sekolah Sampaikan Persoalan PIP dan Guru Honorer

Dalam pertemuan di SD GMIT Nauen, Kepala SD GMIT Nauen Filmon Naitboho dan Ketua Komite Sekolah Yes Lay menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh GAMKI Kabupaten Kupang. Keduanya juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi sekolah.

Ketua Komite SD GMIT Nauen, Yes Lay menyampaikan beberapa masalah yang dialami pihak sekolah.

Salah satu persoalan yang disampaikan adalah masih banyak siswa yang belum menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) karena berbagai kendala yang diduga berkaitan dengan proses administrasi dan verifikasi identitas kependudukan. Selain itu, pihak sekolah juga menyoroti kondisi mayoritas tenaga pendidik yang masih berstatus guru honorer komite dengan tingkat penghasilan yang belum sesuai dengan standar Upah Minimum Regional.

Menanggapi hal tersebut, Deasy M. C. Balo-Foeh dan Edi Dikson Kaesmetan menyampaikan bahwa GAMKI Kabupaten Kupang akan berupaya membantu sesuai kemampuan dan kapasitas organisasi.

Terkait persoalan beasiswa PIP, jelas Deasy, GAMKI Kabupaten Kupang menyatakan kesiapan untuk membantu melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait apabila terdapat persoalan teknis yang berkaitan dengan identitas atau data administrasi siswa yang memengaruhi proses verifikasi kelayakan penerima bantuan.

Sementara itu, mengenai persoalan guru non-ASN dan dukungan pemerintah terhadap sekolah-sekolah GMIT, Deasy menjelaskan bahwa isu tersebut akan dikomunikasikan kepada struktur kepengurusan GAMKI di tingkat provinsi maupun pusat, dan juga akan dibawa dalam agenda Konferensi Nasional GAMKI yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang agar dapat memperoleh perhatian dan respons secara organisasi.

Di SDN Bonatama, Kepala SDN Bonatama Malik Riona juga menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh GAMKI Kabupaten Kupang. Malik berharap kerja sama dan perhatian terhadap sekolah-sekolah di daerah dapat terus berlanjut pada waktu-waktu mendatang.

Ajak Anak-anak Miliki Cita-cita dan Selalu Berdoa

Pantauan media, selain membagikan bantuan buku dan bola voli, kegiatan di kedua sekolah tersebut juga diisi dengan sesi diskusi dan motivasi bagi para siswa.

Deasy M. C. Balo-Foeh, Edi Dikson Kaesmetan, dan Yorim Benu secara bergantian memberikan motivasi kepada anak-anak mengenai pentingnya memiliki cita-cita sejak dini.

Anak-anak mendapat motivasi agar berani memiliki mimpi dan cita-cita.

Dalam penyampaian mereka, para siswa diajak untuk berani memiliki impian dan tujuan hidup yang ingin dicapai melalui pendidikan. Anak-anak juga didorong untuk terus rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta memanfaatkan kesempatan belajar yang ada dengan sebaik-baiknya.

Selain itu, para siswa diajak untuk selalu membawa cita-cita mereka dalam doa kepada Tuhan. Menurut para pengurus GAMKI Kabupaten Kupang, usaha dan kerja keras dalam belajar perlu disertai dengan kehidupan doa sehingga anak-anak memiliki keyakinan, semangat, dan harapan dalam memperjuangkan masa depan mereka.

Ajakan tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa yang dengan semangat menyampaikan berbagai cita-cita yang mereka miliki. Suasana penuh keakraban dan kegembiraan mewarnai kegiatan yang tidak hanya menghadirkan bantuan buku, tetapi juga memberikan motivasi kepada anak-anak untuk terus bermimpi, belajar, dan berdoa demi masa depan yang lebih baik. Sebelum mengakhiri kunjungan di kedua sekolah tersebut, para pengurus DPC GAMKI Kabupaten Kupang juga bernyanyi bersama para siswa dan guru. Momen kebersamaan yang berlangsung hangat dan penuh sukacita saat bernyanyi bersama anak-anak menjadi penutup dari rangkaian kegiatan GAMKI Peduli Pendidikan di SD GMIT Nauen dan SDN Bonatama.

 

(Tim)