HUT ke-80, Panglima TNI: TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju

Kodim 1627/Rote Ndao melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025 dengan tema “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju”, bertempat di Lapangan Upacara Makodim 1627/RN, Jln. Lekunik Desa Helebeik, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao pada Minggu (5/10/2025).

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme, diikuti seluruh anggota Kodim 1627/Rote Ndao baik Perwira, Bintara, dan Tamtama, serta PNS lingkup Kodim 1627/Rote Ndao.

Pejabat upacara selaku Inspektur Upacara (Irup) yaitu Pasi Ops Kapten Kav Agustinus Dida Nada yang juga membacakan amanat Panglima TNI. Sementara itu, Komandan Upacara adalah Pasi Intel Lettu Inf Imanuel moiij dan Pa Up Danramil 03 Ba,a Kapten Inf Jermias Ado.

Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si yang dibacakan oleh Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono,S.H. melalui Pasi Ops Kapten Kav Agustinus Dida Nada, disampaikan bahwa tema HUT ke-80 TNI tahun 2025 yakni “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju” sangat relevan dengan visi misi TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Tema ini mempunyai makna bahwa TNI lahir dari rakyat, bersama rakyat dan berjuang demi rakyat. Hal ini menekankan kedekatan, kebersamaan, dan sinergitas TNI dengan seluruh komponen bangsa untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, adil, dan makmur.

Panglima TNI juga memberikan empat penekanan penting kepada seluruh prajurit dan ASN TNI, yaitu: Memperkokoh iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa., Perkuat soliditas TNI dan kemanunggalan dengan rakyat, Bijak dan berhati-hati dalam penggunaan media sosial.

“Laksanakan tugas dengan ikhlas serta hindari tindakan yang merugikan rakyat.” pesan panglima TNI yang juga menekankan bahwa perubahan lingkungan strategis pada tataran global, regional dan nasional yang semakin dinamis dan kompleks mesti menjadi dasar penyiapan kapabilitas TNI baik dalam peningkatan kesiapan Alutsista maupun dalam pembinaan sumber daya manusia.

Dalam menyikapi perkembangan lingkungan strategis tersebut, panglima menekankan, setiap prajurit TNI harus selalu waspada dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang berbau provokasi, yang berusaha memecah belah soliditas TNI, menghancurkan sinergitas TNI dengan Kementerian/Lembaga lainnya, serta merusak kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Seluruh Prajurit dan PNS TNI untuk dipedomani dan dilaksanakan agar Perkokoh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, luangkan waktu serta luaskan hati untuk terus beribadah, karena hanya kepada-Nya lah kita berserah diri dan mendapatkan kekuatan Pertahankan dan tingkatkan soliditas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika,” pesan Panglima.

Panglima berharap Seluruh TNI AD selalu meningkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan Menahan diri untuk tidak latah berkomentar maupun menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Laksanakan setiap tugas dengan ikhlas, serta hindari segala bentuk tindakan melawan hukum dan merugikan rakyat, karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara tercinta ini. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk dan lindungan-Nya kepada kita dalam mengemban tugas pengabdian kepada Bangsa dan Negara yang kita cintai,” tutup panglima dalam amanatnya.

 

(Mekris Ruy)