Tak Hanya di Pusat Kota, Bantuan Gempa Menyasar Warga di Wilayah Terpencil.

Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores masih terus terjadi secara beruntun. Kondisi tersebut membuat masyarakat terdampak masih berada dalam situasi penuh ketidakpastian dan trauma. Di tengah kondisi itu, kebutuhan bantuan dari berbagai pihak masih sangat diperlukan untuk meringankan beban para korban.

‎Penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak terus dilakukan. Namun, masih terdapat sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan di berbagai wilayah dan desa yang hingga kini belum mendapatkan bantuan.

‎Di sisi lain, bantuan dalam jumlah besar dinilai masih cenderung terfokus pada sejumlah titik terdampak utama, terutama wilayah perkotaan yang memiliki jumlah korban cukup banyak.

‎Padahal, sejumlah wilayah terpencil juga turut mengalami dampak gempa dan belum mendapatkan bantuan secara memadai. Kondisi tersebut membuat pemetaan dan pendistribusian bantuan secara merata menjadi penting agar masyarakat terdampak dapat memperoleh bantuan sesuai kebutuhan.

‎Merespons kondisi tersebut, Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi Partai Gerindra, Bonifasius Burhanus, menyalurkan bantuan sembako secara langsung kepada masyarakat terdampak.

‎Penyaluran dilakukan dengan sistem door to door, sehingga bantuan dapat menjangkau warga hingga ke wilayah terpencil yang dinilai belum tersentuh bantuan secara optimal.

‎Sejumlah bantuan yang disalurkan berupa beras, minyak goreng, terpal, mi instan, telur, sabun, garam, biskuit, susu, hingga berbagai jenis obat-obatan.

‎Pada hari pertama, pendistribusian bantuan dilakukan di Kampung Lehot, Desa Ndiwar.

‎Memasuki hari kedua dan ketiga pascagempa, distribusi dilanjutkan ke sejumlah wilayah, yakni Salam Reok, Barang Cibal, Wae Ri’i, Purek Ruteng, serta Kecamatan Langke Rembong.

‎Sementara pada hari keempat pascagempa, pendistribusian kembali dilakukan dengan menyasar wilayah Lelak, Cibal Barat, serta melanjutkan distribusi di Kecamatan Langke Rembong dan Wae Ri’i.

‎Bonifasius berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

‎‎”Harapannya, semoga bantuan ini bermanfaat bagi para korban. Sambil kita terus melakukan koordinasi dengan pemerintah terkait bantuan jenis lainnya, terutama berupa bahan bangunan yang dibutuhkan masyarakat untuk memperbaiki rumah-rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa,” ujarnya

 

Hans Sahagun