NttPos – Sabu Raijua – Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sabu Raijua menggelar Pelatihan dan Upgrade Wasit Bola Voli yang berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 12-13 Juli 2026 di aula SMP Negeri 1 Sabu Barat, Kelurahan Mebba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Propinsi Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme wasit dalam memimpin pertandingan sekaligus sebagai persiapan menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Bupati Cup.
Pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta, yang terdiri atas 3 calon wasit baru dan 12 wasit yang mengikuti program upgrade guna meningkatkan kompetensi serta memperbarui pemahaman terhadap peraturan permainan bola voli yang berlaku.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Pengurus Provinsi (Pengprov) PBVSI Nusa Tenggara Timur, yaitu Wakil Ketua II Pengprov PBVSI NTT, Martinus Mangi, Kepala Bidang Perwasitan Pengprov PBVSI NTT, Jhohanis Seran, serta Wakil Sekretaris I Pengprov PBVSI NTT, Nyongki Imanuel Selan.
Turut hadir Sekretaris Umum PBVSI Sabu Raijua, Jefrison Hariyanto Fernando, Ketua Harian KONI Kabupaten Sabu Raijua, Melky Kana, serta Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Victor Daud Hiwa Radamuri, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua.
Dalam sambutannya, Sekretaris Umum PBVSI Sabu Raijua, Jefrison Hariyanto Fernando, mengatakan bahwa pelatihan dan upgrade wasit merupakan program penting PBVSI Sabu Raijua dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan.
Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar untuk memperoleh lisensi, melainkan menjadi sarana meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme para wasit agar mampu memimpin pertandingan sesuai peraturan yang berlaku.
“Pelatihan ini bukan sekadar untuk mendapatkan lisensi, tetapi menjadi wadah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme para wasit. Kami berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini hingga selesai agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dengan baik di lapangan, terutama menjelang pelaksanaan Bupati Cup,” ujar Nando sapaan akrabnya
Manejer Tim Bola Voli Igemsal itu menambahkan bahwa kualitas seorang wasit sangat menentukan jalannya pertandingan. Oleh karena itu, PBVSI Sabu Raijua berkomitmen terus melakukan pembinaan agar lahir wasit-wasit yang kompeten, adil, dan berintegritas.
Nando juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, KONI Kabupaten Sabu Raijua, dan Pengprov PBVSI NTT yang terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga bola voli melalui sinergi bersama PBVSI Sabu Raijua.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Kabupaten Sabu Raijua, Melky Kana, menegaskan bahwa pelatihan dan peningkatan kapasitas wasit merupakan kebutuhan yang sangat penting, bukan hanya sebagai persiapan menghadapi Bupati Cup, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas perwasitan di Kabupaten Sabu Raijua.
Menurutnya, terdapat tiga aspek utama yang harus dimiliki seorang wasit, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Wasit harus memahami seluruh peraturan pertandingan, mampu mengambil keputusan secara tepat, bekerja sama dengan hakim garis, bersikap adil dan netral, serta menjunjung tinggi kode etik organisasi.
Ia juga mengingatkan agar seluruh wasit menghindari segala bentuk praktik perjudian yang dapat mencederai integritas pertandingan.
Sementara itu, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Victor Daud Hiwa Radamuri, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyampaikan apresiasi kepada Pengprov PBVSI NTT, KONI Kabupaten Sabu Raijua, dan PBVSI Sabu Raijua atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua akan terus mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga, termasuk peningkatan kapasitas wasit sebagai bagian penting dalam menciptakan kompetisi yang berkualitas.
Melalui pelatihan dan upgrade wasit yang berlangsung selama dua hari, PBVSI Sabu Raijua menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas perwasitan sebagai salah satu pilar penting dalam mewujudkan kompetisi bola voli yang sportif, berkualitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan sportivitas.
