Jokowi Bantu Petani Rumput Laut di Kupang Barat 

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menjumpai seribuan warga masyarakat Kupang Barat di Tempat Wisata Oesina atau dikenal dengan sebutan Air Cina di Desa Lifuleo Kecamatan Kupang Barat pada Jumat (31/7/2026).

Sejak pagi warga berjubel di tempat wisata itu menanti kedatangan Jokowi. Pantauan NTTPos, Jokowi bersama rombongan baru sampai di Oesina pkl. 16.45 Wita, disambut dengan Tari Te’orendo asal Rote.

Agenda utama dalam kunjungan Jokowi kali ini adalah menyerahkan bibit unggul rumput laut kepada petani rumput laut untuk warga dari lima desa, masing-masing Desa Lifuleo, Tablolong, Nevo, Tesabela, dan Desa Akle dari Semau Selatan.

Penyedia bibit unggul rumput laut oleh Yayasan Bahari Lestari. Guna  memberikan edukasi tentang budi daya rumput laut, kepada para petani rumput laut dari kelima desa tersebut, oleh pihak Yayasan mengadakan Loka Karya pada pagi  hingga siang hari dengan topik “ Mitigasi El Nino dan Pemanfaatan Data Lingkungan Laut untuk Budi Daya Rumput Laut Unggul, Produktif, dan Berkelanjutan”.  Nara sumbernya adalah dosen yang memiliki kompetensi di bidang budi daya rumput laut.

Ketua Yayasan Bahari Lestari (kiri bertopi hitam) saat menjelaskan kepada Joko Widodo tentang bibit unggul rumput laut.

Jokowi, dalam arahan singkat menyampaikan maksud kedatangannya ke Oesina adalah untuk melihat langsung aktifitas petani rumput laut, serta hasil yang diperoleh.

“Tujuan datang ke sini, saya ingin melihat kegiatan ril  budi daya rumput laut yang ada di NTT. Karena beberapa bulan sebelum ini, kita telah melihat di lapangan apa kekuarangan, apa ada tantangan-tantangan yang dapat kita selesaikan bersama-sama.”ujarnya di hadapan seribuan lebih warga yang memenuhi taman wisata Oesina.

Menurutnya, NTT sangat berpotensi untuk  budi daya rumput laut, namun belum dilakukan secara optimal.

“Saya melihat potensi besar rumput laut itu ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur, tetapi belum dikerjakan, belum digarap secara baik. Misalnya, rak untuk mengeringkan rumput lautnya masih tradisional. Itu yang akan kita perbaiki.” ungkap ayah dari Gibran Rakabuming Raka ini.

Selanjutnya ia menekankan dua hal untuk meningkatkan produktifitas budi daya rumput laut.

“Yang pertama, berkaitan dengan bibit uggul. Di sini selalu kekurangan bibit unggul. Kedua, yang berkaitan dengan akses pasar.  Nanti kalau diproduksi dalam jumlah banyak, siapa yang beli.  Kalau menumpuk nanti harganya turun dan jatuh. Itu yang ingin kita bantu. Jadi foundation atau Yayasan yang kita bentuk ini adalah untuk mendampingi  bapak ibu semuanya dalam melakukan budi daya rumput laut agar nantinya  memiliki kuaitas yang baik, memiliki harga yang baik, sehingga bisa mensejahterakan kita semuanya. Saya rasa itu. ini baru dalam uji coba untuk dimulai, nantinya pemberian bibit  seperti ini akan juga mulai dilakukan di bulan September,  Oktobe,r November dan seterusnya.” janjinya disambut dengan tepuk tangan segenap warga yang hadir.

Jublina Bola asal Desa Tablolong ketika menyampaikan permohonan mewakili petani rumput laut.

Ketika Jokowi meminta kalau di antara warga ada yang ingin bertanya, tak berselang tampilah seorang ibu muda  dengan menyebut dirinya Jublina Bola asal Desa Tablolong. Di hadapan Jokowi ia menyampaikan keluhan tentang kegagalan petani rumput laut dalam beberapa tahun terakhir akibat bencana banjir rob dan Seroja. Sejak itu mereka tidak mendapat bantuan, kecuali dari Lamtamal. Dengan suara bergetar menahan tangis, Jublina Bola memohon perhatian dari Jokowi untuk membantu petani rumput laut agar bisa kembali aktif dalam budi daya rumput laut demi peningkatan ekonomi keluarga.

“Kami mohon kepada bapak, kalau bisa, bapak membantu kami untuk mengembalikan mata pencaharaian kami ini. Soalnya, dengan budi daya rumput laut, anak-anak kami bisa sekolah. Dari dulu anak kami susah mau sekola. Puji  Tuhan dengan budi daya rumput laut ini ekonomi kami bisa terangkat dan anak-anak kami bisa sekolah. Jadi kami mohon dengan sangat, Tuhan sudah memberkati bapak dengan berkat yang melimpah, tolong kami.” pintanya. “ Itu yang ingin kita lakukan. Saya sudah dengar dan tahu dengan apa yang terjadi. sehingga saya datang ke sini untuk itu.” jawab Jokowi  singkat mengakhiri arahanya.

Jokowi saat menyerahkan secara simbolis bibit unggul rumput laut kepada perwakilan petani.

Dalam kesempatan itu, Joko Widodo juga  menyerahkan bibit unggul rumput laut dan bingkisan secara simbolis kepada perwakilan dari ke lima desa yakni Desa Lifuleo, Nevo, Tesabela, Tablolong dari kecamatan Kupang Barat, dan dari Desa Akle Kecamatan Semau Selatan.

Turut mendampingi  rombongan Jokowi Widodo, nampak Wali Kota Kupang yang juga ketua PSI NTT, dr. Christian Widodo, Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki. Juga nampak  hadir wakil ketua umum JOMAN Andi Aswan, Yutuber Nusantara di antaranya Opung Parbelak, Bill Offside, Vincen Bero dari chanel Cumi-cumi, dan Irjan dari MosatoTv.

Antusias warga menyambut kedatangan Jokowi di Pantai Wisata Oesina.

Agenda kegiatan Joko Widodo dan rombongan di NTT selanjutnya adalah pada Sabtu, 1 Agustus 2026 menyapa warga dalam kegiatan Car Free Day di jalan Eltari Kota Kupang, mulai pkl,06.00 Wita. Keesokan harinya Minggu,  2 Agustus 2026, menghadiri acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTT di Kupang.

 

(Amatus Bhlea)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *