Pemerintah Desa (Pemdes) Manubelon turut berpartisipasi dalam lomba menghias stan antardesa dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Amfoang Barat Daya.
Lomba tersebut diikuti oleh empat desa yang berada di wilayah Kecamatan Amfoang Barat Daya, yakni Desa Bioba Baru, Desa Manubelon, Desa Nefoneut, dan Desa Letkole.
Persiapan stan Desa Manubelon telah dilakukan sejak pembukaan rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI pada 7 Agustus 2026. Pemerintah desa bersama masyarakat melakukan berbagai persiapan, mulai dari pembuatan hingga menghias stan serta menyiapkan berbagai produk yang akan ditampilkan.
Puncak kegiatan sekaligus penilaian oleh tim juri dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus 2026, setelah pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Dalam persiapan tersebut, Kepala Desa Manubelon, Antonius Tak, mempercayakan pelaksanaan penataan stan kepada Kepala Dusun II, Gustus Lelan, bersama para pelaku usaha dan masyarakat yang berada di wilayah Dusun II. Mereka diberi tanggung jawab untuk membuat, menghias, sekaligus melengkapi stan dengan berbagai produk dan kebutuhan yang akan ditampilkan.
Berbagai produk yang disiapkan untuk mengisi stan antara lain bunga, tanaman obat-obatan, hasil pertanian, sarung, selimut, dan selendang. Produk-produk tersebut tidak hanya dipajang sebagai bagian dari dekorasi stan, tetapi juga dilengkapi dengan harga sehingga dapat dibeli oleh pengunjung.
Dalam proses persiapan, Kepala Dusun II Gustus Lelan turut mengajak sejumlah pemuda di wilayahnya untuk terlibat aktif menyukseskan lomba stan yang dipercayakan oleh Kepala Desa Manubelon. Keterlibatan masyarakat dan pemuda tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong sekaligus memperkenalkan berbagai potensi dan hasil usaha masyarakat Desa Manubelon.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Manubelon tidak hanya berupaya menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadikan stan sebagai ruang untuk memperkenalkan potensi pertanian, kerajinan, serta produk masyarakat desa kepada masyarakat luas.
(Kontributor: Deni Luke)

