Festival Budaya Lasiana 2026 Sukses Digelar, Lurah Lasiana Komit Optimalkan Pelibatan UMKM dan Partisipasi Masyarakat pada Event Mendatang

Festival Budaya Kelurahan Lasiana Tahun 2026 sukses diselenggarakan selama tiga hari, Rabu hingga Jumat, 7–9 Oktober 2026, bertempat di Panggung Sasando, kawasan Pantai Lasiana, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang. Mengusung tema Harmoni Budaya di Ujung Sunset Lasiana, kegiatan ini dirancang sebagai wadah pelestarian seni dan budaya lokal Nusa Tenggara Timur (NTT), promosi daya tarik wisata Pantai Lasiana, serta penguatan hubungan sosial masyarakat dan pemberdayaan pelaku usaha lokal.

Ketua Panitia Festival Budaya Kelurahan Lasiana 2026, Ebit Robinson Sonlay, mengatakan bahwa penyelenggaraan festival merupakan wujud komitmen masyarakat Lasiana untuk menjaga dan memperkenalkan kekayaan seni serta budaya daerah kepada generasi berikutnya. Menurutnya, potensi Pantai Lasiana tidak hanya terletak pada keindahan alam dan panorama matahari terbenam, tetapi juga pada kekayaan tradisi, kesenian, dan kreativitas masyarakat pesisir yang perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Ketua Panitia Festival Budaya Kelurahan Lasiana tahun 2026, Ebit Robinson Sonlay.

Selama tiga hari pelaksanaan, panitia menghadirkan sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat dari berbagai kelompok. Kegiatan tersebut meliputi parade tenun NTT yang diikuti perwakilan RT/RW dan kelompok PKK di Kelurahan Lasiana, lomba Tarian Kebalai massal antarrukun warga, serta lomba fashion show busana tenun NTT untuk kategori anak-anak dan orang dewasa.

Sesuai hasil penilaian tim juri, berikut adalah daftar pemenang lomba fashion show dan lomba Tarian Kebalai dalam Festival Budaya Kelurahan Lasiana 2026. Pada lomba fashion show busana tenun NTT, juara pertama diraih Allea Olin dari RT 027, juara kedua King Imanuel Olang dari RT 031, dan juara ketiga Yana Ngongo dari RT 022. Juara keempat diraih Bogi Samuel Olang dari RT 031, juara kelima Valerie Belfania Ukat dari RT 022, dan juara keenam Getlin Sa’u dari RT 022. Sementara itu, pada lomba Tarian Kebalai, juara pertama diraih RT 022 (Kelompok A), juara kedua PKK Kelurahan Lasiana, dan juara ketiga kembali diraih RT 022 (Kelompok A).

Ebit menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan tidak hanya bertujuan memeriahkan festival, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal dan menampilkan budaya daerah secara langsung. Pengenalan budaya kepada generasi muda dilakukan melalui demonstrasi menenun, sedangkan pelaksanaan Tarian Kebalai secara bersama-sama menjadi salah satu bentuk keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan tradisi lokal.

Selain kegiatan seni dan budaya, festival juga menyediakan ruang bagi pelaku usaha lokal melalui pameran tenda UMKM yang menampilkan berbagai produk kuliner dan kerajinan lokal. Panitia mencatat seluruh tenda UMKM yang disediakan selama festival terisi penuh. Panitia juga melaporkan adanya peningkatan omzet penjualan produk kuliner dan kerajinan lokal selama kegiatan berlangsung. Kehadiran tenda-tenda UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan kegiatan budaya dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam laporan penyelenggaraan, total anggaran Festival Budaya Kelurahan Lasiana 2026 tercatat sebesar Rp20.000.000. Karena itu, Ebit menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang, Camat Kelapa Lima, Lurah Lasiana beserta jajaran pemerintah kelurahan, para ketua RT/RW, kelompok PKK, pelaku UMKM, donatur, pemilik toko dan warung, pelaku usaha, tokoh masyarakat, para penenun dari RT 22, serta seluruh anggota panitia dan pihak lain yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan festival.

Ia juga mengakui masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut sehingga masukan dari berbagai pihak diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Festival Budaya Lasiana pada kesempatan berikutnya, baik dalam penyelenggaraan kegiatan budaya maupun dalam memperluas manfaatnya bagi masyarakat setempat.

Sementara itu, Lurah Lasiana, Yohanes F. L. Keluli, S.Sos., M.AP., pada Kamis (15/10/2026) siang mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan Festival Budaya Lasiana 2026.

Yohanes mengatakan, pelaksanaan festival tahun ini menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah kelurahan, terutama dalam mengoptimalkan keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, pelibatan UMKM masih perlu ditingkatkan, baik dari sisi jumlah pelaku usaha yang berpartisipasi maupun dukungan fasilitas. Karena itu, tekan Yohanes, pada penyelenggaraan mendatang, pihaknya akan mendorong penyediaan tempat dan tenda yang lebih memadai agar pelaku UMKM dapat terlibat secara optimal.

Lurah Lasiana, Yohanes F. L. Keluli, S.Sos., M.AP.

Untuk mendukung rencana tersebut, ungkap Yohanes, Pemerintah Kelurahan Lasiana akan membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, serta para donatur dan promotor yang diharapkan dapat membantu menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan pelaku UMKM dalam mengikuti kegiatan festival.

Di sisi lain, Yohanes menilai partisipasi masyarakat dalam Festival Budaya Lasiana 2026 sudah maksimal sehingga partisipasi tersebut akan dipertahankan dan diperkuat melalui sosialisasi serta promosi yang lebih luas pada penyelenggaraan berikutnya. Ia mengatakan, pemerintah kelurahan akan melibatkan komunitas-komunitas generasi muda dalam sosialisasi dan promosi kegiatan, termasuk kampanye melalui media sosial juga akan dilakukan secara lebih masif, disertai penyebaran informasi melalui lembaga-lembaga sosial keagamaan.

Langkah tersebut, harap Yohanes, dapat memperluas jangkauan informasi mengenai festival sekaligus membuka ruang keterlibatan yang lebih besar bagi masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan. Yohanes berharap Festival Budaya Lasiana dapat terus dikembangkan sebagai agenda yang menghubungkan pelestarian budaya, partisipasi masyarakat, dan penguatan ekonomi lokal. Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu mendorong pengembangan pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal di Kelurahan Lasiana.

 

(Simon Seffi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *