Terkait Video Viral, Anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua Angkat Bicara : Saya Bawa Parang bukan untuk Ancam Warga

NttPos – Sabu Raijua – Anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Weldy Dogenes Ga Loni membantah video viral dengan narasi fitnah yang menuduh dirinya membawa senjata tajam dengan tujuan untuk mengancam warga karena diduga kalah judi.

Menurut Weldy Dogenes Ga Loni, informasi yang disebarkan oleh beberapa akun di platform media sosial baik Facebook maupun grup WA adalah fitnah dan berita hoaks untuk menyudutkan dirinya .

Dikatakannya, ia membawa senjata tajam dalam bentuk parang untuk membongkar arena sabung ayam.

Akan tetapi , sesampainya di arena, warga memplentir bahwa ia bertujuan untuk mengancam warga .

“Saya bawa parang bukan untuk Ancam orang ” kata Weldi kepada media ini, Rabu (04/11/2026) sore melalui sambungan telepon seluler

Dirinya menjelaskan kronologi yang sebenarnya bermula pada hari Minggu ( 1/11/2026) ketika aktivitas judi sabung ayam berlangsung di Desa Ledeke, Kecamatan Sabu Liae , Kabupaten Sabu Raijua, Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, pihak kepolisian sempat datang ke lokasi dan membubarkan kegiatan tersebut , namun setelah petugas meninggalkan tempat ,ia mendapat informasi bahwa aktivitas sabung ayam kembali berlangsung.

Weldi mengaku kemudian mendatangi lokasi seorang diri dengan membawa sebilah parang.

Ia menyatakan senjata tajam tersebut di bawa dengan tujuan membongkar kandang sabung ayam agar aktivitas perjudian tidak dapat dilanjutkan.

“Saya membawa sebilah parang dengan tujuan murni untuk membongkar kandang sabung ayam di arena itu.supaya aktivitas judi tidak dapat di lanjutkan lagi.Sebagai wakil rakyat saya tidak bisa membiarkan penyakit masyarakat ini tumbuh subur apalagi membawa nama saya,” ujar Weldi

Namun kehadiran Weldi dengan membawa senjata tajam tersebut di sebut memicu kesalahpahaman.

Lebih lanjut , kata Ga Loni, sejumlah warga yang berada di lokasi kemudian menahan dan melerainya.Peristiwa itu kemudian di rekam dan videonya beredar di media sosial.

“Ada yang salah paham kalau saya ke lokasi itu untuk ancam orang dengan senjata tajam, padahal itu tidak benar, sekali lagi Saya tegaskan bahwa saya ke lokasi bukan untuk melakukan pengancaman dengan senjata tajam terhadap masyarakat disitu tapi justru saya membantu pihak kepolisian untuk membubarkan masyarakat yang sedang berjudi”ujarnya

Akan tetapi sebelum kejadian , hari sebelumnya beberapa akun Facebook membuat postingan terkait dengan aktivitas perjudian sambung ayam tersebut dan menuduh beberapa oknum terlibat dalamnya termasuk dirinya yang dituduhkan.

“Jadi sebelum saya turun ke lokasi , beberapa hari sebelumnya sudah ada beberapa akun yang membuat narasi bahwa ada beberapa oknum yang memBackup aktivitas tersebut dan nama saya dicantumkan disitu dan itu fitnah”katanya

Atas dasar itulah , kata weldi ,dirinya pergi ke lokasi untuk membongkar arena sabung ayam tersebut .

“Arena sabung itu terbuat dari pagar kayu, tidak mungkin saya pergi tanpa bawa parang atau pisau untuk membongkarnya” ujar weldi

Weldy menghimbau masyarakat Sabu Raijua agar bijak dalam bermedia sosial sehingga jangan membagikan informasi yang tidak jelas sumbernya sehingga bisa merugikan orang lain bahkan merugikan diri sendiri.

“Saya menghimbau masyarakat harus bijak dalam bermedia sosial, jangan jari lebih cepat dari otak sehingga dengan cepatnya membagikan informasi hoaks yang memecahbelah, merugikan orang lain dan diri sendiri ” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *