NTTPOS -Sabu Raijua – Anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Weldy Dogenes Ga Loni membantah video viral dengan narasi fitnah yang menuduh dirinya mengancam warga dengan senjata tajam.
Menurut Weldy Dogenes Ga Loni, informasi yang disebarkan oleh beberapa akun di platform media sosial baik Facebook maupun grup WA adalah fitnah dan berita hoaks untuk menyudutkan dirinya .Oleh karena itu, kata Weldi , beberapa akun telah dilaporkan ke polres Sabu Raijua
” Itu berita hoaks dan fitnah yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab” kata Weldi kepada media ini, Selasa (3/11/2026)
Diirinya menjelaskan kronologi yang sebenarnya bermula pada hari Minggu ( 1/11/2026) ketika aktivitas judi sabung ayam berlangsung di Desa Ledeke.
Menurutnya, polisi sempat datang ke lokasi dan membubarkan kegiatan tersebut , namun setelah petugas meninggalkan tempat ,ia mendapat informasi bahwa aktivitas sabung ayam kembali berlangsung.
Weldi mengaku kemudian mendatangi lokasi seorang diri dengan membawa sebilah parang.
Ia menyatakan senjata tajam tersebut di bawa dengan tujuan membongkar kandang sabung ayam agar aktivitas perjudian tidak dapat dilanjutkan.
“Saya membawa sebilah parang dengan tujuan murni untuk membongkar kandang sabung ayam di arena itu.supaya aktivitas judi tidak dapat di lanjutkan lagi.Sebagai wakil rakyat saya tidak bisa membiarkan penyakit masyarakat ini tumbuh subur apalagi membawa nama saya,” ujar Weldi
Namun kehadiran Weldi dengan membawa senjata tajam tersebut di sebut memicu kesalahpahaman.Sejumlah warga yang berada di lokasi kemudian menahan dan melerainya.Peristiwa itu kemudian di rekam dan videonya beredar di media sosial.
Weldi menilai rekaman yang tersebar hanya memperlihatkan sebagian kejadian dan tidak menyertakan konteks kedatangannya ke lokasi.
” Saya ke lokasi bukan untuk melakukan pengancaman dengan senjata tajam terhadap masyarakat disitu tapi justru saya membantu pihak kepolisian untuk membubarkan masyarakat yang sedang berjudi”ujarnya
Akan tetapi sebelum kejadian , hari sebelumnya beberapa akun Facebook membuat postingan terkait dengan aktivitas perjudian sambung ayam tersebut dan menuduh beberapa oknum terlibat dalamnya termasuk dirinya yang dituduhkan.
“Jadi sebelum saya turun ke lokasi , beberapa hari sebelumnya sudah ada beberapa akun yang membuat narasi bahwa ada beberapa oknum yang memBackup aktivitas tersebut dan nama saya dicantumkan disitu dan itu fitnah”katanya

