Turnamen Pacuan Kuda Bupati Cup 3 yang berlangsung di Arena Pacuan Kuda, Desa Tesabela, Kecamatan Pantai Baru, pada 28 Mei hingga 2 juni 2025 diharapkan menjadi panggung semarak bagi ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Rote Ndao.
Tak hanya menyuguhkan adrenalin dari derap langkah kuda, ajang ini juga menjadi etalase strategis bagi produk-produk unggulan lokal.
Event yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao ini menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi pasca-pandemi, sekaligus memperkenalkan potensi UMKM ke khalayak lebih luas.
Berbagai produk lokal, mulai dari kuliner khas Rote Ndao, minuman dingin, kerajinan tangan, dan tenunan yang dipamerkan mendapat respon positif dari pengunjung.
Simson Polin, Ketua Persatuan Olahraga Kuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Rote Ndao juga optimis, gelaran pacuan kuda juga memberi kontribusi bagi para pelaku UMKM.

“Ini adalah bukti bahwa UMKM Rote Ndao memiliki kreativitas dan daya saing tinggi. Perputaran ekonomi selama acara berlangsung sangat signifikan dan berkontribusi langsung terhadap pendapatan masyarakat,” ujar Simson Polin.
Pantauan media, suasana pacuan terasa benar-benar hidup, meski baru hari pertama mulai. Para penonton pacuan kuda tak hanya menikmati serunya balapan kuda, tetapi juga antusias berbelanja produk lokal. Oleh-oleh khas Rote Ndao pun laris manis diburu para pengunjung.
Salah satu pelaku UMKM, Ibu Rosalina Sanga dari Kecamatan Lobalain mengaku omzet penjualannya meningkat tajam.

“Alhamdulillah, selama acara ini saya bisa meraih omzet hingga jutaan rupiah di hari pertama . Banyak pembeli datang bukan hanya dari kecamatan Pantai Baru, tapi juga dari luar kecamatan. Kami sangat bersyukur dan berharap kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan,” ungkapnya penuh semangat.
Keberhasilan sinergi antara olahraga rakyat dan pameran UMKM ini menjadi bukti bahwa sektor ekonomi kreatif dapat tumbuh bersama semangat budaya dan hiburan lokal.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao diharapkan untuk terus mendukung pelaku UMKM agar semakin berdaya saing, serta mampu menembus pasar regional dan nasional.
Dengan momentum positif ini, diharapkan UMKM Rote Ndao akan terus tumbuh menjadi kekuatan utama dalam menggerakkan ekonomi daerah, bukan sekadar pelengkap, tapi sebagai pilar kebangkitan ekonomi lokal yang tangguh dan mandiri.
(Mekris Ruy)

