Bupati Paulus Henuk Minta Peserta Pacuan Kuda Jaga Sportivitas

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk S.H meminta para peserta lomba pacuan Kuda Bupati Rote Ndao Cup 3 tahun 2025 agar senantiasa menjaga sportivitas selama berlangsungnya perlombaan.

Hal itu demi menjaga kebaikan bersama demi meningkatnya olahraga pacuan kuda di Rote Ndao.

Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao dalam kegiatan pacuan kuda.

“Para peserta lomba harus selalu menjaga keamanan dan ketertiban bersama sehingga penyelenggaraan Pacuan Kuda Bupati Cup 3 tahun 2025 berjalan aman dan lancar.” pinta Bupati Paulus Henuk dalam sambutannya ketika membuka kegiatan pacuan kuda Bupati Cup 3 tahun 2025 di lapangan pacuan kuda Tesabela , Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao pada Rabu (28/05/2025).

Bupati Paulus Henuk ketika menyampaikan sambutan.

Bupati Paulus Henuk juga menyampaikan, lomba pacuan kuda merupakan olahraga tradisional peninggalan dari nenek moyang harus tetap dipertahankan, supaya pelestarian budaya tetap dijunjung tinggi.

Dengan adanya lomba pacuan kuda ini, kata Bupati Paulus Henuk, sudah menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Rote.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Lomba Pacuan Kuda Bupati Rote Ndao Cup 3, Micha Manubulu,S.Pi menyebutkan maksud dan tujuan lomba pacuan kuda yang digelar adalah untuk menumbuhkan kesadaran, kepedulian, dan cinta atraksi budaya sebagai warisan yang perlu dipertahankan.

Kuda pacu siap berlaga.

“Selain melestarikan budaya pacuan yang menjadi tradisi turun temurun, juga mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kerakyatan serta memotivasi para pecinta kuda untuk pengembangan ternak kuda kususnya kuda pacu sehingga kompetisi di event nasional dan juga mencari bibit joki yang berbakat.” jelas Micha.

Pacuan kuda, lanjut Micha, tak hanya memberikan hiburan semata tetapi sebagai wujud nyata dalam melaksanakan visi-misi dan program kerja pemerintah daerah kabupaten Rote Ndao Lewat 9 agenda perubahan yang dikenal sebagai Mbule Sio.

Micha merinci jumlah kuda yang ikut berlaga di bupati cap 3 tahun 2025 ini sebanyak 92 ekor yang dibagi dalam 6 kelas yakni, kelas A, B, C, D, E dan EE.

Mika juga menyampaikan bahwa pelaksanaan lomba pacuan kuda dilaksanakan selama 5 hari yaitu mulai dari tanggal 28 mei sampai dengan tanggal 1 juni 2025.

 

(Mekris Ruy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *