Kapolda NTT Launching Buku Sisi Lain Polisi dan Srikandi Flobamorata

Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko, resmi meluncurkan dua buku inspiratif berjudul Sisi Lain Polisi Jilid I dan Sisi Lain Polisi Jilid II: Srikandi Flobamorata dalam acara launching yang berlangsung di Aula Rupatama Mapolda NTT pada Selasa (24/2/2026). Kegiatan launching dihadiri unsur Forkopimda NTT, para Pejabat Utama Polda NTT, Ketua Bhayangkari Daerah NTT beserta jajaran pengurus, akademisi, wartawan, mahasiswa, serta tamu undangan lainnya. Sementara itu, para Kapolres jajaran Polda NTT mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom.

Dalam rangkaian acara peluncuran kedua buku tersebut, juga digelar sesi testimoni dari empat narasumber yang merupakan personel Polda NTT dan kisah pengabdiannya dimuat dalam buku tersebut.

Diskusi dipandu wartawan senior Harian Kompas, Frans Pati Herin, yang mengulas sisi kemanusiaan, perjuangan, serta dedikasi anggota Polri dalam menjalankan tugas di berbagai medan pengabdian.

Kapolda NTT menjelaskan bahwa lahirnya kedua buku tersebut berangkat dari komitmennya membangun budaya kebaikan di lingkungan institusi Polri. Ia menekankan pentingnya setiap anggota berbuat baik bagi diri sendiri, institusi, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurutnya, banyak anggota Polri di Polda NTT yang telah melakukan hal-hal luar biasa, bahkan di luar tugas pokok, namun dikerjakan secara senyap dan jarang diketahui publik.

Ia mengakui, banyak kisah inspiratif baru terungkap setelah dilakukan pendalaman terhadap aktivitas personel di lapangan. Dari proses tersebut, ditemukan berbagai bentuk pengabdian yang menyentuh dan berdampak nyata bagi masyarakat. Kisah-kisah itu kemudian dihimpun dan ditulis agar dapat menjadi inspirasi serta motivasi bagi anggota lainnya.

Menurut Kapolda, peluncuran buku ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi personel yang selama ini bekerja dalam diam. Ia berharap momentum tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh anggota untuk terus berlomba-lomba berbuat kebaikan demi diri sendiri, institusi, dan negara.

Suasana launching semakin penuh haru ketika salah satu kisah dalam buku, yakni pengabdian Brigpol Wihelmina Kristanti Manafe, dihadirkan secara langsung melalui sambungan virtual. Brigpol Wihelmina merupakan Polwan pertama Polda NTT yang lolos seleksi dan tergabung dalam Formed Police Unit (FPU) untuk misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Sudan, Afrika, selama 14 bulan.

Dalam dialog yang berlangsung di Aula Rupatama, ia menceritakan perjalanan kariernya sejak bergabung di Korps Bhayangkara pada 2014 dan bertugas di Direktorat Lalu Lintas Polda NTT. Ia menjalani tujuh bulan latihan pra-penugasan dengan intensitas tinggi sebelum diberangkatkan ke wilayah konflik. Tantangan terbesar selama bertugas adalah menahan rindu keluarga dan beradaptasi di lingkungan baru yang penuh keterbatasan. Namun dengan optimisme dan kemauan kuat, ia mampu menyelesaikan misi tersebut dengan baik.

Pengalaman itu kemudian membawanya lolos seleksi Individual Police Officer (IPO) pada 2023 dan diberangkatkan kembali dalam misi PBB di Siprus pada Desember 2024 selama 18 bulan. Dalam penugasan IPO, ia menjalankan tugas secara mandiri, berbeda dengan FPU yang bergerak dalam satu kesatuan pasukan dengan dukungan kontingen. Meski bertugas di wilayah yang relatif lebih stabil, tantangan emosional karena jarak dengan keluarga tetap menjadi ujian tersendiri.

Momen emosional terjadi ketika Kapolda menghadirkan ayah Brigpol Wihelmina di tengah aula untuk menyapa putrinya secara langsung melalui layar. Pertemuan virtual itu menghadirkan suasana haru dan menjadi simbol kuat bahwa di balik setiap tugas dan pengabdian, terdapat dukungan serta cinta keluarga yang menjadi sumber kekuatan.

Buku Sisi Lain Polisi memuat kisah-kisah humanis anggota Polda NTT yang menunjukkan wajah Polri yang dekat dengan masyarakat, sementara Srikandi Flobamorata secara khusus mengangkat kiprah dan dedikasi para Polwan dalam tugas serta pengabdian sosial. Peluncuran dua buku ini menjadi penegasan bahwa dari NTT lahir banyak inspirasi tentang pengabdian, keberanian, dan ketulusan dalam melayani bangsa dan negara.

(Hans Sahagun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *