Siswa SMAK Surya Atambua Juara 1 LCC Moderasi Beragama

ATAMBUA – Siswa SMAK Surya Atambua kembali ukir prestasi pada ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Moderasi Beragama tahun 2023 yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu pada Selasa (28/11/2023).

Kompetisi ini diikuti pelajar SMA/SMK/MA tingkat Kabupaten Belu dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu ke-78 tahun 2024 mendatang.

Tim yang beranggotakan Syndi Seran (kelas XI Alam), Sania Mauk (kelas XI Bahasa) dan Ifan Kolo (kelas X Alam) ini, berhasil meraih juara 1 setelah menaklukan 3 peserta lainnya, masing-masing SMAN 1Atambua, SMAN 3 Atambua dan Madrasah Almuhajirin Atambua.

Guru pembimbing SMAK Surya Atambua, Rm. Eman Kiik mengungkapkan kegembiraan dan rasa syukurnya di hadapan peserta. Kegembiraannya itu dikarenakan sekolahnya bisa meraih juara satu dalam Lomba Cerdas Cermat Moderasi Agama.

“Anak-anak ini dipersiapkan selama satu bulan dan mereka sangat kreatif untuk belajar mandiri sehingga bisa meraih juara. Harapan ke depan, Semoga anak-anak ini terus dibina, dilatih dan dibimbing sehingga memiliki motivasi untuk belajar tentang moderasi agama dan 4 pilar kebangsaan.” ucap Rm. Eman.

Terpisah, juru bicara Regu SMAK Surya Atambua, Cyndi Seran ketika dimintai komentarnya mengatakan, lomba LCC kali ini para peserta sangat kompetitif dan antusias dalam mengikuti perlombaan, sehingga dituntut menjawab pertanyaan dari dewan juri untuk mendapatkan banyaknya point sebagai penentuan juara lomba.

Gadis berkaca mata ini mengakui, sebelum mengikuti perlombaan ini, ia bersama tim telah membuat persiapan yang cukup matang dan panjang. Mulai dari mempelajari materi-materi, latihan soal hingga les sore.

“Persiapan kami kurang lebih satu bulan untuk mengikuti lomba ini. Kami tahu bahwa di lomba ini kami bertemu dengan banyak sekolah yang mungkin kemampuan mereka jauh di atas kami, tapi karena usaha dan kerja keras dan rasa percaya diri yang tinggi, kami bisa menaklukkan 43 peserta yang awalnya kami pikir mereka punya potensi di atas kami. Tapi karena berkat doa dan dukungan dari para Guru, orangtua serta teman-teman, kami bisa memenangkan lomba ini.” jelas Cyndi Seran.

Ia berharap, melalui lomba ini dapat menjaga kerukunan antar umat beragama dan semakin meningkatkan motivasi belajar untuk mendapatkan juara pada event-event lomba lannya.

“Lomba ini bukan untuk melihat siapa yang menang dan siapa yang kalah tetapi kita ingin meningkatkan toleransi antar umat beragama.”¬† ungkap Cyndi.

(ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *