Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Pascasarjana (S2) Angkatan XLV dan Sarjana (S1) Angkatan LXXIV di Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki menyampaikan ucapan selamat (profisiat) kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, serta apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang telah setia mendampingi hingga menyelesaikan pendidikan.
Momentum wisuda, menurutnya, bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi menjadi titik awal pengabdian nyata kepada masyarakat dan daerah. Para lulusan diharapkan mampu mengaktualisasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat serta memberikan dampak positif bagi kemajuan NTT.
“Kampus tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga pribadi yang berkarakter, kreatif, inovatif, serta berakar pada nilai dan budaya lokal,” ujarnya
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa para lulusan kini akan memasuki “ruang belajar” sesungguhnya, yakni kehidupan bermasyarakat. Di ruang tersebut, integritas, kemampuan, serta kepedulian sosial akan diuji secara nyata.
Para lulusan diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu membawa nama baik almamater sekaligus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah. Di tengah dinamika global yang terus berkembang, lulusan juga dituntut untuk adaptif, inovatif, serta terbuka terhadap perubahan.
Selain itu, pentingnya membangun jejaring juga menjadi perhatian. Kolaborasi dinilai sebagai kunci dalam membuka peluang dan memperluas kontribusi di berbagai bidang.
Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi. Kolaborasi berbasis riset dan kebutuhan masyarakat dinilai penting guna menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Melki mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.
(Hans Sahagun)








