Terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang gagal diikuti sejumlah SMA/SMK di Kabupaten Kupang akibat adanya pemadaman listrik, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, S.Sos., M.M. kepada NTTPos.com pada Selasa (4/11/2025) pagi memyampaikan, Dinas PK NTT telah berkoordinasi dengan pihak PLN terkait gangguan listrik yang terjadi selama dua hari pelaksanaan TKA gelombang pertama, Senin dan Selasa (3–4/11/2025).
Kadis Ambrosius menyampaikan, sesuai informasi yang diperoleh, pemadaman listrik disebabkan oleh perbaikan darurat (emergency) pada sistem pembangkit listrik sehingga pihak Dinas PK NTT sudah berkoordinasi untuk memastikan bahwa sekolah dapat mengikuti TKA susulan sesuai jadwal yang ada, ketika kondisi listrik normal dan gangguan darurat terselesaikan.
“Sekolah yang tertunda TKA akan diatur jadwal TKA susulan.” kata Kadis Ambrosius.
Seperti yang diberitakan media ini sebelumnya, pada hari pertama pelaksanaan TKA (Senin, 3/11/2025), sebanyak 34 SMA/SMK di Kabupaten Kupang gagal mengikuti TKA akibat padamnya listrik di beberapa kecamatan. Hingga hari kedua, Selasa (4/11/2025), pemadaman listrik masih terjadi di sejumlah wilayah, menyebabkan puluhan sekolah belum bisa melanjutkan pelaksanaan TKA sesuai jadwal.
Manager PLN ULP Oesao, Hanna Notopramono pada Selasa (4/11/2025) pagi menjelaskan, pihaknya belum dapat memastikan kondisi pasokan listrik pada Rabu dan Kamis (5–6/11/2025) yang merupakan hari ketiga dan keempat pelaksanaan TKA.
Hanna menyampaikan, gangguan yang terjadi saat ini berasal dari sisi pembangkit listrik dengan masa pemeliharaan emergency sehingga Pihak PLN Oesao terus berkoordinasi dengan UP3 Kupang untuk meminimalisir pemadaman yang dilakukan.
Hanna juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi sehingga berdampak pada pelaksanaan TKA dan pelayanan kepada masyarakat.
“Saat ini pihak PLN sedang bekerja keras untuk memulihkan gangguan yang terjadi.” kata Hanna.
(Tim)








